Minggu, 29 September 2013

Ragam dan Laras Bahasa (TUGAS SOFTSKILL)

Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian.

A)     Jenis ragam bahasa
Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas:

* Ragam bahasa undang-undang
* Ragam bahasa jurnalistik
* Ragam bahasa ilmiah
* Ragam bahasa sastra

B)      Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas:

1. Ragam lisan yang antara lain meliputi:
* Ragam bahasa cakapan
* Ragam bahasa pidato
* Ragam bahasa kuliah
* Ragam bahasa panggung
2. Ragam tulis yang antara lain meliputi:
* Ragam bahasa teknis
* Ragam bahasa undang-undang
* Ragam bahasa catatan
* Ragam bahasa surat


C)      Ragam bahasa menurut hubungan antarpembiacra dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara

* Ragam bahasa resmi
* Ragam bahasa akrab
* Ragam bahasa agak resmi
* Ragam bahasa santai
* dan sebagainya

D)     secara garis besar dapat disimpulkan.
Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :
1. Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2. Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.
5. Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
6. Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku).






Laras Bahasa

Pada saat digunakan sebagai alat komunikasi, bahasa masuk dalam berbagai laras sesuai dengan fungsi pemakaiannya. Jadi, laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan pemakaiannya. Laras bahasa dapat digolongkan kepada dua golongan besar, iaitu laras biasa dan laras khusus.
Laras biasa ialah laras khusus yang digunakan untuk masyarakat umum seeprti bidang hiburan, pengetahuan, peneranagn, dan maklumat. Laras khusus merujuk kepada kegunaan untuk khalayak khusus seperti ahli-ahli atau peminat dalam bidang tertentu dan pelajar-pelajar (rencana, laporan, buku). Pembeda utama yang membedakan antara laras biasa dengan laras khsus ialah: kosa kata, tatabahasa, dan gaya.

1. Laras Bahasa Biasa, Laras biasa ialah laras khusus yang digunakan untuk masyarakat umum seeprti bidang hiburan, pengetahuan, peneranagn, dan maklumat. Kalimatnya sederhana, ringkas, dan padat. Contoh : Dilarang menginjak rumput.

2. Laras Bahasa Khusus
Laras Bahasa Perniagaan
Tujuannya unutk mempengaruhi atau membentuk tanggapan tertentu , atau mengubah sikap dan melakukan tindakan. Digunakan dalam iklan, tender, laporan dan sebagainya , didukung pula oleh gambar, lukisan, grafik, ilustrasi dan sebagainya.
Laras Akademik
Meliputi berbagai bidang seperti sains, teknologi, komunikasi, matematik dan sebagainya yang terletak dalam ruang lingkup pendidikan.Dalam penulisan ilmiah, misalnya penulisan thesis, penulis perlu mengikut format tertentu seperti perlu ada catatan bibiliografi (rujukan), nota kaki di bawah muka surat atau nota hujungan di penghujung setiap bab.Menggunaka istilah-istilah yang khusus kepada bidang, dan biasanya perlu dihafal. Contohnya ialah fotosintesis, pecutan, mengawan, pendebungaan dan sebagainya.
Laras Bahasa Media
Berita sebagai wacana memiliki struktur teks yang tersendiri, lain dari struktur teks fiksi, dan lain pula dari struktur teks esai dan karya ilmiah. Wartawan atau penulis koran menggunakan bahasa untuk menjelaskan sesuatu menurut cara yang paling mudah diterima sesuai dengan selera sejumlah pembaca koran.

Tiga fitur penting yang harus ada dalam berita koran yang baik, pertama, bahasa yang digunakan mudah. kedua, gaya tulisan yang jelas dan ketuiga, isi tulisan harus akurat. Karena koran diterbitkan untuk masyarakat, maka bahasa koran haruslah sesuai dengan bahasa penggunaan orang-orang. Kalimat yang panjang, berisi beberapa klausa, menggunakan kutipan, metafora, kiasan, istilah teknik, dan sebagainya haruslah dihindari.
Laras Bahasa Satra
Memperlihatkan gaya bahasa yang menarik dan kreatif. Bahasanya dapat dalam bentuk naratif, deskriptif, preskriptif, dramatis dan puitis. Beberapa ciri bahasa sastra antara lain:
*Kreatif dan imajinatif: mengandung arti
*Mementingkan penyusunan, pengulangan, pemilihan kata
*Puitis dan hidup: monolog, dialog, dan sebagainya.
*Menggunakan bahas tersirat: perlambangan, kiasan, perbandingan, peribahasa, metafora, simile, , ilusi, ambpersonifikasiiguitas dan sebagainya.
*Ada penyimpangan tata bahasa atau manipulasi bahasa.

Laras Bahasa Agama
Berisi istilah agama dari bahasa Arab. Struktur ayatnya banyak dipengaruhi struktur bahasa Arab. Disisipkan dengan kutipan dari al-Quran dan hadis.

Dalam bahasa Indonesia ragam bahasa sangat banyak jenisnya oleh karena itu di dalam bahasa Indonesia ragam bahasa di kelompokkan sesuai dengan penggunaanya diantaranya :

Ragam bahasa berdasarkan pokok pembicaraan yang terdiri dari ragam bahasa undang-undang, ragam bahasa jurnalisitik, ragam bahasa ilmiah, ragam bahasa sastra. Jadu ragam bahasa ini sangat dikhususkan dalam suatu tempat.
Ragam Bahasa Berdasarkan media pembicaraan, yang sering kita gunakan yaitu, ragam bahasa lisan dan tulisan.
Ragam bahasa menurut hubungan antarpembiacra dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara.
Dari macam-maca ragam bahasa diatas kita kan lebih menenkankan pembahasan tentang suatu cara ragam bahasa berdasarkan media pembicaraan. Yaitu:

Ragam Bahasa Lisan.
Merupakan suatu cara berkomnukasi dengan beberapa orang yang diungkapkan melalui media lisan seperti alat ucap dengan suatu unsure dasarnya adalah pelafalan dalam berkata-kata, tata bahasa dan kosakata yang terkait oleh ruang dan waktu sehingga komunikasi yang kita berikan berupa pengungkapan yang dapat membantu dalam suatu pemahaman dalam suatu lingkungan tertentu.

Dalam ragam lisan ini dibedakan lagi menjadi 2 yaitu :
1)       Ragam bahasa lisan yang formal atau standard: Ragam bahasa yang diberikan yang tutur kata dan tata bahasa serta cara penyampaiannya disesuaikan dengan lingkungan dimana kita berada.
Contoh dari suatu ragam lisan adalah :
Ø  Saat orang berpidato atau memberi sambutan,
Ø  Dalam situasi perkuliahan,
Ø  Ceramah, dll.

2)       Ragam bahasa lisan non formal atau standard : Ragam bahasa yang biasa di gunakan sehari-hari yang tata bahasa dan penyampaianya sesuai dengan lingkungan dimana kita berada.
Contoh dari ragam bahasa lisan non standard adalah :
Ø  Percakapan antar teman,
Ø  Saat berada dipasar, atau
Ø  Dalam kesempatan non formal lainnya.

Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, raut muka, gerak tangan, atau isyarat untuk mengungkapkan ide. Ditinjau dari cara penyampaiannya, ragam bahasa lisan mempunyai unsur suprasekmental (aksen, nada, dan tekanan) dan paralingual (gerak-gerik tangan, mata, kepala) memberikan efek terhadap hasil komunikasi.

Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, raut muka, gerak tangan, atau isyarat untuk mengungkapkan ide. Ditinjau dari cara penyampaiannya, ragam bahasa lisan mempunyai unsur suprasekmental (aksen, nada, dan tekanan) dan paralingual (gerak-gerik tangan, mata, kepala) memberikan efek terhadap hasil komunikasi.

Saat berbicara secara langsung akan terlihat sangat jelas bagaimana pembicara menyampaikan informasi atau gagasannya dengan ekspresi, intonasi dan disertai dengan penyampaian ragam bahasa non-verbal.

Komunikasi dalam bahasa lisan terjadi secara langsung atau bertatap muka sehingga terikat oleh kondisi, waktu, dan situasi.. Dari segi pemahaman yang menerima ragam bahasa lisan, pembicara lain lebih mudah mengerti jika terjadi kesalahan atau pemakaian struktur kalimat yang kurang baik saat berbicara karena dapat dijelaskan secara langsung.

CIRI-CIRI RAGAM BAHASA LISAN

a)       Langsung Dalam berkomunikasi, seseorang diharapkan dapat bertemu langsung dengan orang yang diajak bicara atau berkomunikasi 2 arah.
b)      Tidak terikat ejaan bahasa Indonesia tetapi terikat situasi pembicaraan. seseorang diharapkan dapat mengetahui situasi dan kondisi dan menggunakan bahasa sehari-hari dengan orang yang diajak bicara.
c)       Tidak efektif, Dalam berkomunikasi, seseorang terkadang menggunakan bahasa sehari-hari sehingga banyak menggunakan kalimat yang bersifat basa-basi dengan orang yang diajak bicara.
d)      Kalimatnya pendek-pendek,Dalam berkomunikasi, seseorang terkadang menggunakan bahasa yang menurut orang lain sudah mengetahui maksudnya.
e)       Kalimat sering terputus dan tidak lengkap, Dalam berkomunikasi, seseorang terkadang menggunakan bahasa yang menurut orang lain sudah mengetahui maksudnya.
f)       Lagu kalimat situasional,Dalam berkomunikasi, seseorang terkadang harus mengerti situasi yang ada pada dengan orang yang diajak bicara atau keadaan sekitarnya.

Ragam bahasa tulisan
bahasa yang tercetak. Ragam tulis dapat juga di bagi menjadi 2 yaitu ragam tulis standard, ragam tulis non standard.

a)      Ragam tulis standardBanyak sering kita jumpai didalam sebuah buku-buku pelajaran, majalah, teks, majalah, surat kabar, poster dan iklan.
b)      Ragam tulis non standard. Banyak sering kita jumpai di majalah remaja, iklan dan poster.

Dalam ragam tulis, kita harus memperhatikan tata cara penulisan (ejaan) ,tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain, ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa dan struktur kalimatnya seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan dan kecermatan dalam pemilihan kosa kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.

Tata bahasa adalah ilmu yang mempelajari kaidah-kaidah yang mengatur dalam penggunaan bahasa.

RAGAM BAHASA LISAN
1.                         Dosen Mata kuliah Indonesia bilang mahasiswa kelas 3ka01 harus ambil mata kuliah soft skill untuk mata kuliah ini.
2.                         Kita harus bikin tulisan dan masukkan ke blog.
3.                         Saya akan tanyakan soal itu

RAGAM BAHASA TULIS
1.       Dosen Mata kuliah Indonesia mengatakan mahasiswa kelas 3ka01 harus mengambil mata kuliah soft skill untuk mata kuliah ini.
2.       Kita harus membuat tulisan dan masukkan ke blog.
3.       Akan saya tanyakan soal itu.

ISTILAH YANG DIGUNAKAN.
Didalam ragam bahasa ada isitilah lain yang digunakan yaitu :
1.       Ragam standard.
2.       Ragam non standard.
3.       Ragam semi standard.

Ragam bahasa standard memiliki sifat kaidah dan aturan yang tetap. Pada ragam bahasa standard memungkinkan perubahan pada kosatakata, peristilahan serta mengizinkan perkembangan berbagai jenis laras yang diperlukan.

Pembedaan antara ragam bahasa standard, ragam bahasa non standard, dan ragam bahasa semi standard adalah

·         Topic yang dibahas.
·         Hubungan antar pembicara,
·         Medium yang digunakan,
·         Lingkungan ,
·         Situasi saat pembicaraan itu terjadi

Kalau dilihat dari ciri-ciri nya yang membedakan antara ragam bahasa standard, ragam bahasa non standard, dan ragam bahasa semi standard adalah :

·         Penggunaan kata sapaan dan kata ganti
·         Pengunaan kata tertentu
·         Penggunaan imbuhan
·         Penggunaan kata sambung
·         Penggunaan fungsi yang lengkap.

Dalam ragam bahasa standard dan ragam bahasa non standard yang paling menunjukkan perbedaan yaitu dalam penggunaan kata-kata yang kita ucapkan. Sebagai contoh, saat kita menegur orang yang lebih tua kita lebih sering menyapa orang tersebut dengan kata bapak, ibu, saudara atau anda. Selain itu juga, kita menggunakan kata untuk menyebut diri kita sendiri dalam berkomunikasi dengan orang yang lebiih tua dengan kata saya, aku. Tetapi dalam ragam bahasa non standard biasa kita menyebut dengan kata gue.

Dalam ragam bahasa standard, lebih banyak menggunakan kata-kata yang merupakan bentuk yang baku atau istilah pada bidang ilmu tertentu. Dalam ragam bahasa standard penggunaan kata depan dan kata sambung. Tetapi dalam ragam bahasa non standard kedua kata ini biasanya di hilangkan jadi sangat sulit untuk mengerti maknanya.
Contoh :
Ayah mengatakan, kita akan pergi besok.
Ayah mengatakan kita akan pergi besok.

Kalimat yang pertama merupakan kalimat yang benar untuk ragam tulis standard karena terdapat tanda koma yang dapat memperjelas suatu makna untuk sebuah kalimat.
Fungsi dalam ragam bahasa standard dan non standard pun berbeda. Artinya ada bagian dalam kalimat yang dihilangkan karena situasi sudah cukup mendukung pengertian. Dalam kalimat non standard itu, predikat kalimat itu dihilangkan. Seringkali pelepasan fungsi terjadi saat kita menjawab pertanyaan orang lain.
Contoh :
A :Hai, kamu mau pergi kemana?
B : tau..
Saat terjadi pertanyaan dari si A ke si B, si B menjawab dengan kata Tau yang seharusnya di jawab dengan kata tidak tahu. ini lah yang dimaksud menghilangkan fungsi itu.

Jadi suatu ragam bahasa banyak sekali jenis dan macamnya yang telah kita ketahui. Sekarang, tergantung bagaimana diri kita untuk mengolah ragam bahasa yang kita miliki dengan baik dan benar.

Sumber :

Peranan Dan Fungsi Bahasa Indonesia (TUGAS SOFTSKILL)

Peranan Dan Fungsi Bahasa Indonesia

1)       Peranan Bahasa Indonesia dalam konsep ilmiah sebagai alat untuk menyerap dan mengungkapkan hasil pemikiran

Setiap Negara pasti mempunyai bahasanya masing-masing, begitupun Negara Indonesia. Indonesia memiliki bahasanya sendiri yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa dapat mempersatukan suatu Negara. Bahasa tersebut mempunyai banyak fungsi, salah satunya sebagai alat komunikasi. Maksudnya adalah setiap orang bisa mengungkapkan hasil pemikirannya melalui bahasa itu sendiri. Mereka bebas berbicara dan bebas mengeluarkan pendapat selama bahasa yang digunakan masih sesuai dengan kaidah-kaidah atau tata cara berbahasa yang baik. Bahasa Indonesia mempunyai ketentuan-ketentuan didalamnya, baik dalam tata cara penulisan, tata cara menyampaikan, begitupun dalam tanda bacanya seperti titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan lain-lain.

Peranan Bahasa Indonesia yaitu :
•         Sebagai alat komunikasi
•         Sebagai alat untuk mengekspresikan diri
•         Sebagai alat integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu
•         Sebagai alat untuk melakukan control sosial


2) Fungsi Bahasa Indonesia secara umum
a)      Sebagai alat komunikasi
Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.
•         Bahasa sebagai alat komunikas, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita
•         Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain
•         Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita
•         Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahasa primer) dan tulisan (bahasa sekunder)
•         Tulisan adalah susunan dari simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa lisan lebih ekspresif dimana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi
•         Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyai fungsi utama bahasa adalah bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada pengguna fungsi komunikasi pada bahasa asing sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “Berhenti”, “Exit” untuk “Keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu dirumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa.

b)      Sebagai alat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
     Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).

    Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan yaitu sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu bahasa Indonesia juga mempunyai empat fungsi sebagai berikut :
      1. Sebagai lambang kebangsaan negara;
      2. Lambang identitas negara;
                3. Alat penghubung antarwarga, antardaerah, antarbudaya;
                4. Alat yang menyatukan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda.

Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia merupakan alat yang digunakan sebagai bahasa media massa untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten. Sedangkan bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaiannnya. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan menghasilkan pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap terbuka sehingga mampu mengembangkan dan menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.

                Semakin berkembangnya teknologi di dalam kehidupan kita akan berdampak juga pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi. Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan IPTEK itu.

Aplikasi Bahasa Dalam Kehidupan sehari-hari

Era globalisasi merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk dapat mempertahankan diri di tengah-tengah pergaulan antarbangsa yang sangat rumit. Untuk itu, bangsa Indonesia harus mempersiapkan diri dengan baik dan harus bangga menggunakan bahasa indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Kalau kita cermati, sebenarnya ada satu lagi fungsi bahasa yang selama ini kurang disadari oleh sebagian anggota masyarakat, yaitu sebagai alat untuk berpikir. Dalam proses berpikir, bahasa selalu hadir bersama logika untuk merumuskan konsep, proposisi, dan simpulan. Segala kegiatan yang menyangkut penghitungan atau kalkulasi, pembahasan atau analisis, bahkan berangan-angan atau berkhayal, hanya dimungkinkan berlangsung melalui proses berpikir disertai alatnya yang tidak lain adalah bahasa.

Sejalan dengan uraian di atas dapat diformulasikan bahwa makin tinggi kemampuan berbahasa seseorang, makin tinggi pula kemampuan berpikirnya. Makin teratur bahasa seseorang, maka makin teratur pula cara berpikirnya. Dengan berpegangan pada formula itulah, dapat dikatakan bahwa seseorang tidak mungkin menjadi intelektual tanpa menguasai bahasa. Seorang intelektual pasti berpikir, dan pasti memerlukan bahasa indonesia untuk mempermudah dalam proses berfikirnya.

Sumber referensi :
http://rendi-idner.blogspot.com/2009/09/fungsi-bahasa-secara-umum.html

Senin, 14 Januari 2013

Tulisan kecil dalam sebuah isi hati saat ini (REMIDIAL)


mungkin aku teralu banyak bilang sayang, jadi kamu ga bisa ngerasain rasa sayang yg aku berikan.

aku juga sering banget marah, jadi kamu anggap marahnya aku itu cuma gurauan.

belum lg semua aturan yg aku buat, itu akan buat kamu merasa bebas, tapi teratur. mungkin kamu blm ngerasain aja.

padahal kita sering bercanda, tp kita ga tau mana yg candaan mana yg bukan.

kita juga sering berantem, tapi kalo aku ga bisa lama- lama berantem sama kamu, takut, kamu nekat sih.

kamu inget waktu kita jauh? aku selalu bilang kangen, tapi pas ketemu biasa aja, tapi lepas, semuanya hilang, semuanya berubah, jadi tawa, canda dan terpaksa.

ini aku, aku yg ga bisa nerima kamu apa adanya dan aku yg mencintai diri aku sendiri untuk kamu.

go ahead baby

Perbedaan DOHC dan SOHC pada Kendaraan bermotor (REMIDIAL)


Sebelumnya nih, gua baru baca" dari sebuah buku tentang mesin kendaraan, Bukunya menarik banget. Tapi dalam buku itu, gua pengen tau apa sih bedanya DOHC dan SOHC itu. setelah gua baca" buku itu, akhirnya gua paham dan ngerti. Setelah gua baca tuh penjelasan yang lumayan detail dari buku itu, gua ambil initi dari penjelasannya. Hasilnya ini.


Perbedaan antara DOHC dan SOHC :

DOHC (Double OverHeat Camshaft) menggunakan 2 buah chamshaft sehingga tidak perlu dilakukan setel kelep (service) setiap bulan karena sudah dijamin pasti setelan kelep selalu tepat sepanjang waktu 100%.

SOHC (Single OverHeat Camshaft) menggunakan 1 buah chamshaft sehingga harus dilakukan steleh kelep (service) setiap bulanya. Jenis sohc setelan kelep bisa kendor sendiri jika sudah lama digunakan. itulalah keleman SOHC..

Untukmu Ayah dan Ibu


udah sekian lama, sejak tangan ayah dan ibu mendekap diriku yang mungil ini dalam pelukan hangat..
merawatku dengan penuh kasih sayang, cinta, perhatian, dan bimbingan agar aku bisa jadi pribadi yang bisa dibanggakan...

ayah dan ibu bilang... kamu titipan Tuhan, kami harus menjaga kamu baik2..

tapi, seiring waktu berjalan, semakin banyak kesalahan yang aku buat yang menyakiti ayah dan ibu...

hanya lewat catatan kecil ini, ku ungkapkan semua yang ada di benak ku, rasa bersalah yang mendalam telah menyakiti ayah dan ibu berulang kali (yang hebatnya, ayah dan ibu tidak pernah bisa membenci anaknya walaupun telah aku sakiti hatinya berulang kali..)

terima kasih ayah..
ayah sudah membanting tulang bekerja begitu giat demi menghidupi aku..
maaf ayah...
sering kali aku tidak memperhatikan bagaimana letihnya diri ayah mencari sesuap nasi bagi keluarga ini. begitu bodohnya aku tidak menanyakan keadaan diri ayah, walaupun kita ada di dalam satu rumah sederhana ini... begitu angkuhnya aku tidak memijat kaki mu, tanganmu ketika ayah letih setelah bekerja seharian demi aku...

terima kasih ibu...
ibu telah berjuang hidup dan mati demi melahirkan aku di dunia ini...
maafkan aku ibu...
sering aku tidak membantumu yang bekerja mengurus rumah tangga ini, tanganmu yang tidak lelah bekerja mengatur isi keluarga ini sangat berarti, namun jarang aku tawarkan diriku hanya sekedar untuk memijat tanganmu yang selalu mendekap diriku saat aku masih bayi... [begitu hinanya diriku sering membantah ucapan serta nasihat yang ibu beri padaku, yang seharusnya aku resapi baik2, yang seharusnya aku tahu, ibu sering menegurku karena ibu sayang padaku...

terima kasih ayah...
sejak aku lahir di dunia ini, ayah menggendongku dengan penuh rasa kasih sayang, menyuapi makan ketika aku lapar, menggantikan ibu mengurus rumah saat ibu terbaring di rumah sakit karna melahirkanku..
maafkan aku ayah...
sering kali aku mengejek dirimu, membantah tiap ucapan bijak dari mu, yang seharusnya aku sadar, ayah adalah imam di keluarga ini... begitu hinanya aku saat aku membohongi ayah untuk sekedar memakai kendaraan sesuka hati, atau meminta dijemput dari suatu tempat yang tujuannya hanya untuk kesenangan ku, padahal ayah telah letih bekerja seharian ini... begitu bodohnya aku ketika aku punya waktu senggang, yang aku lakukan malah menghabiskan uang dari ayah untuk foya2, sedangkan ayah bekerja mati2an demi se-sen uang yang akan menghidupi diri ini...

terima kasih ibu...
ibu tidak pernah mengeluh membimbingku, menjelaskan padaku yang mana yang baik dan yang salah, menjagaku ketika aku sakit, memberi aku kasih sayang tulus seorang ibu yang didambakan banyak orang...
sungguh, maafkanlah aku ibu...
tidak jarang aku menolak membantu ibu ketika ibu meminta bantuanku.. aku tidak memperhatikan betapa besarnya peran ibu di rumah, sedang aku hanya sedikit yang bisa aku lakukan... betapa hinanya aku lebih senang menemani teman - temanku berbelanja menghabiskan uang sia2 di pusat belanja, daripada menemani ibu di rumah, mengerjakan tugas rumah yang berat itu...

sungguh banyak rasa terima kasih yang tak bisa aku ungkapkan lagi dalam kata2....
begitu besar cinta ini bagi ayah dan ibu...

maafkan aku ayah, ibu...
aku telah bersalah telah menyakiti hati ayah dan ibu, menyayat perih dari tiap perkataan dan perbuatan yang aku perbuat, yang tak sengaja tanpa kusadari telah menyakit hati ayah dan ibu...

aku terus berusaha menjadi anak yang berbakti dan baik untuk ayah dan ibu..

tidak cukup hanya membiayai ayah, ibu dan adik2 nantinya ketika aku besar nanti, untuk membayar dan menggantikan semua jerih payah ayah dan ibu agar aku bisa menjadi manusia yang berguna..

dengan segenap hati, aku sangat mencintai dan menyayangi ayah dan ibu...

terima kasih telah merawat diriku
terima kasih telah memberikan kasih sayang yang begitu besar padaku..
terima kasih telah menjadi orang tua yang sangat membanggakan...

semoga, aku bisa menjadi pribadi yang ayah dan ibu banggakan...
semoga, aku bisa membuat ayah dan ibu tersenyum dengan keberhasilan ku telah menjadi seseorang yang ayah dan ibu impikan...
amin amin amin

Terserah mau nilai apa, cuma buat motivasi hidup. (REMIDIAL)

Indonesia, negara kita. 
Sebagai putra/ putri penerus bangsa, kita harus berfikir kritis tentang hari esok. Ini bukan negara yg pengangguran pun dibayar, ini bukan negara yg apapun bisa didapatkan. Disaat keterpurukan melanda, apakah kita akan diam? Disaat orang lain kelaparan, apakah kita akan diam? Dan disaat kita ditindas, dijajah, diinjak - injak, apakah kita akan diam? Tentu tidak, karna kita nasionalis, bukan komunis. Mulailah dari sekarang untuk hidup yg lebih baik. Ubah perinsip hidup dari 'bagaimana besok' menjadi 'besok, bagaimana?'. Salah satu dari kita pasti akan menjadi pemimpin bangsa ini. Jadilah putra/ putri yg membanggakan bagi siapapun, terutama diri sendiri. 
Hidup putra/ putri Indonesia, MERDEKA!!!

Tentang Selingkuhan (REMIDIAL)

Gw.... ya gw hahaha gw orangnya setia, setiaaaaaaaaaaaaaaa banget, tapi gw bisa sayang sama banyak orang. Sebenernya bukan sayang tapi nyayangin.
Inget!! Sayang sama nyayangin tuh beda looh!! Kalo ga percaya bedain aja sendiri, huwahahahahahahah.

Sekarang gw udah punya pacar, sayang banget gw sama doi tapi tau deh doi sayang juga gak sama gw. Sesuatu banget tau gak lo kalo lo sayang sama seseorang tapi orang itu ga sayang sama lo..
Flat men, hahahaha gurun pasir aja bergelombang ya ga? jalan tol bergelombang tapi ini mah flat, datar, haahahah sesuatu, kasian deh lo. Cape men kalo lo sayang sama seseorang tapi orang yang lo sayang ga sayang sama lo.

Nih gw kasih tau!! Menurut gw, bedanya nyayangin sama sayang tuh yaaaa... Denger!! Kalo lo sayang pasti lo ga bakalan bisa jauh ari orang yang lo sayang, tapi . . . Kalo lo nyayangin seseorang ya biasa aja, nanti juga lupa, ya kadang lupa kadang inget. 50-50 laah..

Gw kasihaaaaaaan banget sama orang yang sayang sama orang lain, tapi orang yang dia sayang ga sayang sama dia.
Jadi orang yang lo sayang cuma nyayangin lo, kebayang ga tuh pegelnya hati?! Hati bisa pegel?? Bismilah tiga kaliiiiiiiiiii . . bisa kaliiiiiiiiiiiiiiiiiiii . .

Ya kaya temen gw nih, doi tuh ceritanya sayang sama orang, tapi kaya yang gw bilang di atas tadi, orang yang dia sayang tuh cuma nyayangin dia. 50;50 doong yaaa?
Kenapa orang yang doi sayang ga sayang juga sama doi? Lo tau ga kenapa? Mau tau? Mau tau? Makan Hexos!! HAHAHAHAHAHAH
Simpel aje, orang yang doi sayang udah punya bokin. Wajar dong yaaa kalo 50;50 . . masih mending deh dibagi dua, coba kalo dibagi empat? 25; 25; 25; 25.
Tiap hari galauuuuuuuu cintanya dibagi empat . . Sabar deh yaaa yang hidupnya jadi selingkuhan.

Kebayang tuh capenya kaya apa? Galaunya kaya apa yee? Tiap pulang kampus/ pulang kerja mandinye lama banget men, merenung dibawah shower sambil meratapi nasibnya yang jadi selingkuhan.
Rata - rata orang indonesia mandi nih, paling lama 25mnt, blm termasuk boker tuh (tapi tau dah yang lain). Kalo mandi 15mnt Boker 10mnt udah 25mnt, nah kalo ditambah galau?? Bisa dua kali lipat men, ga kebayang tuh berape bayar pam? Bayar listrik? Cuma gara - gara galau. Ckckck . .

Tapi gw heran men, kenapa tu si selingkuhan betah banget jadi selingkuhan?? Apa enaknye coba?? Ya mending dah lo jadi selingkuhan pas baru pacaran, coba lo jadi selingkuhan orang yang udah punya bini? Rugi lo ga dapet warisan nanti wkwkwkwkwkwkwkwk . .
Tapi gw salut men sama yang namanya selingkuhan, wonder woman banget deh, the best deh pokonya hahahah wanita berhati baja yang ga mempan dengan apapun (Pake RPG mati ga yaaa?).
Ya tapi menurut survei yang pernah gw lakukan dulu (dulu pas gw juga punya selingkuhan HAHAHAHAHAHAHA), 7 dari 10 pasangan yang berselingkuh lebih sayang sama selingkuhannya dari pada sama pasangan aslinya.

Mengapa bisa demikian? Timbul pertanyaan . . Karna si selingkuhan selalu ada disaat si pacar membutuhkan selingkuhan, karna si selingkuhan selalu mengerti apa yang di inginkan si pacar orang lain.

Yaa buat sang pacar, perhatiin deh pacarnya yaa lebih dari lo merhatiin diri lo sendiri itu kalo lo ga mau kehilangan pacar kesayangan lo yang unyu - unyu, yang the best buat lo.
Buat si selingkuhan . . Sabar yaaaaaa booooo kwoawkaowkaowkoawkaow lo jadi selingkuhan bukan karna lo ga laku, tapi lo kurang usaha.
Buat yang doyaaaaaaan selingkuh, hahahaha waspada aje, karma pasti berlaku.

Wanita tuh mahluk lemah dalam pribahasa (emang ada yaa?), tapi sesungguhnya dia kuat, dia ga akan menangis di depan pacarnya walaupun dia tau itu sangat menyakitkan buat dia.
Buat para pria, jangan sakitin pacar lo deh yaaa kalo bisa, meskipun itu berat buat lo, terutama buat selingkuh. Kaya gw nih, lagi kuliah nih ceritanya, dibandung. Lo tau kan bandung mojangnye kaya gimana? Bening - bening broooooooooooo, ajib, the best lah. Ya lo tau kan rasanya LDSR? LONGDISTANCE RELAITONSHIP? HAH?
Pengen rasanya gw selingkuh, pengen banget, melupakan semua masalah dalam kehidupan gw sehari - hari yang ga udah udah masalahnya, di iringi live musik dengan dikelilingi wanta - wanita cantik.

Tapi gw selalu inget sama pacar gw, inget semua pengorbanan dia buat gw selama dua tahun terakhir, gw sayang sama dia, begitu juga dia (SEMOGA). Ya lagian juga emang ada yang mau pacaran sama gw? Jadi selingkuhan gw gitu? Untung - untungan ini juga ada yang mau jadi pacar gw HEHE.

Tapi itulah manusia, ga ada puasnya, ingin ini ingin itu banyak sekali . . Semua, semua, semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan denagn dompet ajaib . .

Dari cerita di atas semoga lu ngerti gimana rasanya jadi selingkuhan, jadi yang diselingkuhin, jadi orang yang hatinya terbagi - bagi, jadi orang yang tiap hari galau, gak banget yaa pasti hehe
Semua bisa lo atasi dengan pendirian yang kokoh, ga mungkin lo ga bisa, asal ada niat dan usaha dan duit hehe bakal ongkos nemuin pacar lo? bakal beli pulsa buat smsan sama pacar lo?! ya gaa